Minggu, 13 Januari 2013

Fakta Unik Nuu Waar (Papua)

Di tengah para kaskuser lain yg sibuk nyari sumber buat trit , TS mau share 15 fakta unik nan menarik tentang Nuu Waar aka Papua.

Berikut selengkapnya :



1. Tidak banyak yang tahu,bahwa sebenarnya kata "PAPUA" dan "IRIAN" tidak disukai oleh penduduk aslinya karena kedua kata tersebut mempunyai arti yang kurang bagus. Mereka lebih suka disebut dengan sebutan "NUU WAAR".
Nuu Waar adalah dua kata bahasa Irarutu di kerajaan Nama Tota Kaimana, yakni Nuu EvaNuu bermaknasinar, pancaran atau cahaya. Sementara Waar dari kata Eva, yang makna pertama adalah ‘mengaku’ atau diterjemahan dengan makna lebih dalam yang artinya ‘menyimpan rahasia’. Dari bahasa Onim (Patipi) Nuujuga adalah cahayaWaar artinya perut besar yang keluar dari perut Ibu. Maka nama Nuu Waar artinya negeri yang mengaku menyimpan atau memikul rahasia.

Pergantikan nama Nuu Waar menjadi Papua dan Irian terjadi sejak 1214 masehi. Kata Papua’ itu sendiri diambil dari beberapa bahasa daerah di Nuu Waar, yang maknanya hitam, keriting, bodoh, jahiliah, jahat, perampok, pemeras, pemerkosa, bahkan lebih sadis dimaknai sebagai suka makan orang.

Makna negatif itulah yang membuat suku asli tidak suka pada kata ‘Papua’. Namun oleh bangsa Portugis kata itu terus dikembangkan, sehingga membentuk opini. Upaya tersebut juga bagian dari politik memecah belah warga setempat. Setelah bangsa Portugis tidak lagi menjajah, nama Papua terus dipopulerkan oleh Belanda.

Selain ‘Papua’, kata ‘Irian’ juga tidak begitu disukai penduduk setempat. Kenapa? Kata ‘Irian’ berasal dari beberapa bahasa daerah di Nuu Waar. Kata Mariiyen dari bahasa Biak artinya bumi yang panas, bahasaOnim (Patipi) dari Tiri Abuan arti ‘Irian’ adalah daratan besar. Kata ‘Irian’ juga berasal dari bahasa Arab: ‘Urryan’.

2. Kata "PAPUA" memiliki arti yang kurang baik dan dikembangkan oleh bangsa Portugis dan Belanda pada masa kekuasaanya di Papua untuk memecah belah rakyat Papua.

3. Di Papua terdapat 268 bahasa daerah selain Bahasa Indonesia yang digunakan dan dikembangkan oleh berbagai suku di sana.

4. Bagian utara dan timur Papua merupakan daerah rawan gempa, sedangkan di bagian selatan termasuk daerah yang stabil.


5. Terdapat lebih dari 255 (52%) suku asli di wilayah Papua. Sedangkan 48% nya adalah Non-Papua yang didominasi oleh suku dari Jawa dan dari Sulawesi.

6. Dahulu agama Islam lebih dahulu masuk ke Papua pada 1214 M oleh Iskandar Syah dari Samudera Pasai. Tetapi masyarakat asli Papua saat ini mayoritas memeluk agama Kristen yang mulai masuk pada 16 Maret 1930.

7. Di Papua terdapat Puncak Jaya yang merupakan puncak gunung tertinggi di Indonesia dengan ketinggian diatas 5.000 meter. Puncak ini unik karena bersalju abadi padahal terletak di garis khatulistiwa.

8. Papua memiliki beberapa fauna khas diantaranya Cendrawasih, Kanguru, Kus-kus, dan Kasuari yang endemik di wilayah tersebut.

9. Di Papua terdapat OPM yang merupakan gerakan separatis yang diorganisasi oleh kelompok yang ingin memisahkan diri dari Indonesia dan membentuk negaranya sendiri.


10. Di Papua terdapat tumbuhan obat yang disebut "SARANG SEMUT" dan "BUAH MERAH" yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, bahkan ada yang mengatakan bisa menyembuhkan penyakit HIV/AIDS.

11. Salah satu senjata tradisional suku Papua adalah pisau belati yang terbuat dari tulang kaki burung kasuari dan hulunya dihiasi bulu dari kasuari pula.

12. Papua sebenarnya memiliki potensi alam yang luar biasa, contohnya adalah tambang tembaga dan emasFreeport, dan potensi wisata Raja Ampat yang katanya merupakan wisata laut terbaik kedua di Indonesia setelah Bali.

13. Di Papua terdapat tradisi MOP, yaitu lelucon yang diturunkan oleh bangsa Belanda. Tradisi ini diadopsi dari perayaan tahunan orang-orang di Eropa, April MOP.

14. Baru-baru ini kabarnya telah ditemukan sebuah gua di Pegunungan Lina, Manokwari yang disebut-sebut sebagai gua terdalam di dunia dengan kedalaman 2.000 m oleh tim ekspedisi speologi Prancis.

15. Situs purbakala tertua yang ditemukan di Papua diperkirakan telah berusia prasejarah (40.000-50.000 tahun SM).

6. Tas rajutan khas Papua, Noken, telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia dalam sidang UNESCO di Paris, Prancis, pada 4 Desember 2012. Tahun ini, selain noken, juga diakui subak dan tenun.


sumber > http://www.kaskus.co.id/thread/50e7fbc12775b4294c000004 or KasKus

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive

 
 
Copyright © MXM BERBAGI INFO
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo