Selasa, 02 April 2013

Sejarah Kopassus

Mochammad Idjon Djanbi aka Rokus Bernardus Visser

Mochammad Idjon Djanbi lahir di Kanada sekitar tahun 1915 dengan nama Rokus Bernardus Visser. Dia adalah mantan anggota Korps Speciale Troepen KNIL dan salah satu pendiri dan komandan Kopassus (Komando Pasukan Khusus) pertama. Terlahir sebagai putra seorang petani Tulip yang sukses. Selepas menyelesaikan kuliahnya, Visser muda membantu ayahnya berjualan bola lampu di London. Ketika itu perang dunia kedua dimulai dan karena tidak bisa pulang ke Belanda yang dikuasai oleh Jerman, Visser mendaftarkan pada dinas Ketentaraan Belanda yang mengungsi ke Britania dan membentuk kekuatan baru disana. Setelah itu dia ditugaskan menjadi sopir Ratu Wilhelmina.

Setelah setahun di post tersebut dia mengundurkan diri dan mendaftarkan diri di sebagai operator radio (Radioman) di pasukan Belanda ke 2 (2nd Dutch Troop). Bersama dengan pasukan sekutu, Visser merasakan operasi tempurnya yang pertama, yaitu Operasi Market Garden pada bulan September 1944, saat itu pasukan Belanda ke 2 bagian dimana Visser berada, dimasukan dalam Divisi Lintas Udara 82 Amerika Serikat. Diterjunkan melalui pesawat layang Visser dan teman-teman Amerikanya mendarat di bagian dengan konsentrasi pasukan Jerman tinggi. Dua bulan kemudian saat dikumpulkan kembali, Visser digabungkan dengan pasukan Sekutu yang lain dan melakukan operasi pendaratan amphibi di Walcheren, sebuah kawasan pantai di Belanda bagian selatan. Karena dianggap berprestasi maka dia disekolahkan di Sekolah Perwira sebelum di kirim ke Asia. Selanjutnya Viser dikirmkan ke Sekolah Pasukan Para di India dan dimaksudkan bergabung dengan pasukan untuk memukul kekuatan Jepang di Indonesia. Kekalahan pasukan Jepang pada 1945 mengakhiri perang dunia ke 2 dan Jepang mundur dari Indonesia sebelum pasukan Visser sempat dikirimkan ke Indonesia.


SEJARAH KOPASSUS

Mundurnya Jepang dari Indonesia membuka peluang kepada Belanda untuk kembali menguasai Indonesia. Karena keadaan di Belanda sedang kacau dan mereka tidak mampu mengirimkan pasukan dari Eropa ke Indonesia, maka mereka berusaha membentuk kesatuan unit khusus di India dengan mendirikan School voor Opleiding van Parachutisten (sekolah pasukan terjun payung) dan pasukan ini dikirim ke Jakarta pada 1946. dibawah pimpinan Letnan Visser, sekolah ini kemudian di pindah ke Jayapura (Hollandia) di Irian Jaya yang waktu itu dinamakan Dutch West Guinea oleh Belanda, menempati sebuah bangunan rumah sakit Amerika yang telah ditinggalkan oleh pasukan Douglas MacArthur.

Dengan segala kondisi yang ada Visser ternyata menyukai hidup di Asia,sehingga dia meminta istrinya (wanita Inggris yang dinikahinya semasa perang dunia 2) dan keempat anaknya untuk ikut dengannya ke Indonesia. Ketika istrinya menolak, Visser memilih untuk bercerai. Saat kembali ke Indonesia pada 1947, Sekolah pimpinannya sudah dipindah ke Cimahi, Bandung dan Viser dipromosikan naik pangkat menjadi Kapten. Selama tahun 1947 sampai akhir 1949 , Sekolah pimpinan Kapten Visser terus melahirkan tentara terjun payung sampai saat dimana Belanda harus menyerahkan kekuasaaanya kepada Republik Indonesia.

Karena sudah merasa nyaman dengan gaya hidup Asia, maka Kapten Visser memutuskan untuk tinggal di Indonesia sebagai warga sipil. Keputusan ini sangat berisiko, karena walaupun dia bukan termasuk pasukan baret hijau belanda yang dikenal sangat kejam (Visser sendiri berbaret merah), tapi tidak ada yang bisa meramalkan bagaimana keamanan seorang mantan perwira penjajah di negara jajahanya yang baru saja merdeka. Akhirnya dia menetapkan keputusannya untuk tinggal di Indonesia, pindah ke Bandung , bertani bunga di Pacet, Lembang, memeluk agama islam, menikahi kekasihnya yang orang Sunda dan mengubah namanya menjadi Mochammad Idjon Djanbi.

Pengalaman Idjon Djanbi sebagai anggota pasukan komando pada Perang Dunia II telah menarik perhatian Kolonel A.E. Kawilarang untuk membantu merintis pasukan komando. Idjon Djanbi kemudian aktif di TNI dengan pangkat Mayor. Idjon segera melatih kader perwira dan bintara untuk menyusun pasukan. Kemudian pada tanggal 16 April 1952 dibentuklah pasukan istimewa tadi dengan nama Kesatuan Komando Teritorium Tentara III/Siliwangi (Kesko TT. III/Siliwangi) dengan Mayor Infanteri Mochammad Idjon Djanbi sebagai komandannya. Karena satuan Komando ini perlu didukung dengan fasilitas dan sarana yang lebih memadai dan operasional satuan ini diperlukan dalam lingkup yang lebih luas oleh Angkatan Darat, maka Kesko TT. III/Siliwangi beralih kedudukan langsung dibawah komando KSAD bukan dibawah Teritorium lagi dan pada bulan Januari tahun 1953 berganti nama menjadi Kesatuan Komando Angkatan Darat (KKAD). Pada tanggal 29 September 1953 KSAD mengeluarkan Surat Keputusan tentang pengesahan pemakaian baret sebagai tutup kepala prajurit yang lulus pelatihan Komando. Latihan lanjutan Komando dengan materi Pendaratan Laut (Latihan Selundup) baru bisa dilakukan pada tahun 1954 di Pantai Cilacap Jawa Tengah.

Pada tanggal 25 Juli 1955 KKAD berubah namanya menjadi Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD). Yang menjadi komandan adalah Mayor Mochammad Idjon Djanbi.
Untuk meningkatkan kemampuan prajuritnya, tahun 1956 RPKAD menyelenggarakan pelatihan penerjunan yang pertama kalinya di Bandung. Mengingat Indonesia adalah negara kepulauan, maka Mayor Infanteri Mochammad Idjon Djanbi menginginkan agar prajurit RPKAD memiliki kemampuan sebagai peterjun sehingga dapat digerakkan ke medan operasi dengan menggunakan pesawat terbang dan diterjunkan di sana. Lulusan pelatihan ini meraih kualifikasi sebagai peterjun militer dan berhak menyandang Wing Para.




Pada tanggal 25 Juli 1955, Wapres Moh. Hatta meresmikan peningkatan KKAD menjadi RPKAD dan dikepalai tetap oleh Mayor Mochamad Idjon Djanbi dengan Kastaf Mayor Djaelani yang juga merangkap sebagai Komandan SPKAD (sekolah Pasukan Komando Angkatan Darat) dibantu oleh Letnan LB Moerdani sebagai wakilnya. Di bawah pimpinan Mayor Djaelani dan wakilnya LB Moerdani, pendidikan komando mulai memperlihatkan hasil yng cukup memadai walaupun banyak kekurangan tenaga pengajar maupun dana, dan hal tersebut melipatgandakan keefektifan tempur pasukan.



Pimpinan MABESAD melihat celah untuk mengambil alih kepemimpinan di RPKAD ke orang asli pribumi tetapi hal tersebut tercium oleh mayor Djanbi, dan setelah Djanbi ditawarkan jabatan baru yang jauh dari pelatihan komando, Mayor Djanbi marah dan meminta pensiun. Kebetulan pada saat itu pada tahun 1956, Indonesia sedang aktif menasionalisasi perusahaan-perusahaan milik asing dan Moh Idjon Djanbi yg sudah menjadi WNI diberi jabatan mengepalai perkebunan milik asing yg dinasionalisasi. Tetapi ia tetap tidak pensiun sebagai anggota RPKAD (di"karyakan"), pada 1969 pada saat ulang tahun RPKAD Mayor Moh. Idjon Djanbi diberi kenaikan pangkat menjadi Letnan Kolonel.

Komando Pasukan Khusus Tentara Nasional Indonesia



Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi Kopassus adalah bagian dari Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat, Indonesia. Kopassus memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror.

Dalam perjalanan sejarahnya, Kopassus berhasil mengukuhkan keberadaannya sebagai pasukan khusus yang mampu menangani tugas-tugas yang berat. Beberapa operasi yang dilakukan oleh Kopassus diantaranya adalah operasi penumpasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, penumpasan G30S/PKI, Pepera di Irian Barat, Operasi Seroja di Timor Timur, operasi pembebasan sandera di Bandara Don Muang-Thailand (Woyla), Operasi GPK di Aceh, operasi pembebasan sandera di Mapenduma, serta berbagai operasi militer lainnya. Dikarenakan misi dan tugas operasi yang bersifat rahasia, mayoritas dari kegiatan tugas daripada satuan KOPASSUS tidak akan pernah diketahui secara menyeluruh. Contoh operasi KOPASSUS yang pernah dilakukan dan tidak diketahui publik seperti: Penyusupan ke pengungsi Vietnam di pulau Galang untuk membantu pengumpulan informasi untuk di kordinasikan dengan pihak Amerika Serikat (CIA), penyusupan perbatasan Malaysia dan Australia dan operasi patroli jarak jauh (long range recce) di perbatasan Papua nugini.Prajurit Kopassus dapat mudah dikenali dengan baret merah yang disandangnya, sehingga pasukan ini sering disebut sebagai pasukan baret merah. Kopassus memiliki moto Berani, Benar, Berhasil.



sumber  > http://www.kaskus.co.id/thread/51586e72db92480d5000000b/sejarah-kopasus/
KasKus
Read more > Sejarah Kopassus

Sejarah Penemuan CD (Compact Disc) dan DVD

Compact Disc

CD atau compact disc adalah sebuah piringan bundar yang terbuat dari logam atau plastik berlapis bahan yang dapat dialiri listrik, sehingga bersifat magnet. CD juga menyimpan data. Data direkam di atasnya, kemudian dibaca dari disk dengan menggunakan kumparan pengonduksi yang dinamakan head. Selama proses pembacaan, head tidak bergerak sama sekali. Sedangkan piringan disk bergerak di bawahnya. CD ini bisa menyimpan 783 MB informasi audio pada salah satu sisinya loh.

Bahan Pembuat


Disc terbuat dari bahan polycarbonate yang dilapisi dengan alumunium karena permukaannya yang reflektif. Informasi dilacak dari CD dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang ditempatkan di dalam optical disc player atau drive unit.



Cara Kerja CD

Sobat-sobat mau tahu enggak, bagaimana cara kerja sebuah CD? Laser akan menyinari lapisan pelindung yang bening, ketika motor drive di CD player bekerja memutar disc. Laser itulah yang berfungsi melacak dan menampilkan data, baik dalam bentuk suara, gambar, ataupun data yang direkam di salah satu sisi CD.

Nah sejak itulah, kita mulai akrab dengan CD, baik ketika sedang mendengarkan musik, menonton film, ataupun membuka data lain termasuk aplikasi data komputer. Makanya enggak heran, kalau CD dikenal sebagai produk teknologi yang paling berhasil sepanjang sejarah kehidupan manusia.


Sejarah CD

James T. Russell adalah orang yang pertama kali menemukan CD. Sejak kecil, James dikenal dengan jiwa penemunya. Pada tahun 1937, saat berusia 6 tahun, James membuat remote control untuk kapal perangnya dengan menggunakan kotak makan siangnya. James juga termasuk orang pertama yang menikmati televisi dan keyboard sebagai media masukan data ke komputer. 


James T. Russell

James seorang penggila musik di masa itu. Dia sangat tidak puas dengan kualitas musik yang dihasilkan keping piringan hitam gramafon (phonograph). Karena penasaran, sampai-sampai James bereksperimen menggunakan duri kaktus sebagai jarum pembaca piringan hitam. James sudah menduga kalau hasil eksperimennya sia-sia. James menginginkan sistem yang akan merekam dan memutar kembali lagi sebuah lagu tanpa harus kontak langsung antarbagiannya. James melihat bahwa cara terbaik untuk itu adalah dengan menggunakan cahaya.

Setelah jungkir balik memeras otak selama beberapa tahun, akhirnya dia menemukan cara menyimpan data dalam piringan sensitif cahaya. Data ini dimodelkan dalam `bit` cahaya yang sangat kecil. Sebuah sinar laser akan membaca struktur bit cahaya ini, kemudian komputer akan mengubah data ini ke dalam sinyal elektronik. Dan untuk pertama kalinya lahirlah compact disc. Kemudian pada tahun 1970, James menerima hak paten.

Pada tahun 1972, Klass Compaan, seorang ahli fisika di Phillips Research bersama temannya, Piet Kramer, berhasil menampilkan model video disc berwarna pertama. Pada waktu itu belum dipublikasikan secara luas karena masih banyak kelemahannya. 


Piet Kramer

Pada waktu yang hampir bersamaan, Phillips meluncurkan audio CD pertama ke pasaran, namun mengalami masalah pada saat proses menerjemahkan data, sehingga gagal putar. Kemudian pada tahun 1978, Phillips bekerja sama dengan Sony, dan mengembangkan standar baku untuk memproduksi CD. Dua tahun kemudian, Phillips dan Sony berhasil meluncurkan audio digital compact disc dengan standar baku, dan mulai dipasarkan secara resmi di Eropa dan Jepang pada tahun 1982. Baru pada tahun 1983, CD mulai dipasarkan di Amerika Serikat.


Sobat-sobat, siapa yang sangka ya, kalau CD diciptakan dari sebuah kegagalan. Ditemukan oleh James T. Russell, seorang ilmuwan bermodal nekat. Lalu disempurnakan oleh dua raksasa perusahaan elektronik dunia, Phillips dan Sony. Dan kini, CD menjadi salah satu produk teknologi yang paling berhasil di dunia. Wah ... hebat ya, dalam piringan yang mungil itu, bisa menyimpan lagu, film, foto ataupun data lainnya.

DVD



DVD adalah singkatan Digital Versatile Disk. Sebagai informasi, DVD sempat diberi julukan “Delayed, Very Delayed”. Hal ini disebabkan lamanya format ini diluncurkan di pasaran. Bahkan berbagai studio film memberi julukan “Digital Video Disc”. Singkatan ini diubah menjadi Versatile Disk oleh beberapa aplikasi. Oleh sebab itu untuk menghilangkan ambigu terhadap singkatan DVD yang ada, forum DVD yang menaungi perkembangan DVD memutuskan untuk mengunakan nama DVD saja.



Sejarah Singkat DVD

Pada awak tahun 1990-an, perusahaan-perusahaan maju yang ikut serta dalam pengembangan tekologi optik (CD) mengusulkan pengunaan media baru yang memberikan jaminan akan daya tampung yang lebih besar. Usulan dari perusahaan-perusahaan akan media baru inilah yang kita kenal dengan nama DVD sekarang ini. Perusahaan-perusahaan yang peduli akan perkembangan teknologi optik ini kemudian membentuk suatu konsorsium yang terdiri atas: JVc, Hitachi, Matsushita, Mitsubishi, Philips, Pioneer, Sony, Thompson, Time-Warner, dan Toshiba. Tapi, tidak lama kemudian akan aktif lagi dan digantikan dengan kehadiran forum DVD. Teknologi DVD pertama kali diperkenalkan oleh negara Jepang pada tahun 1996. Tidak lama kemudian, format ini mulai masuk ke pasar Amerika dan sekarang telah banyak digunakan di berbagai belahan dunia. Jika anda cermati, berbagai jenis PC bermerek yang ada di pasaran juga mulai mengunakan drive DVD bahkan ada juga yang menyertakan DVD writer dibandingkan mengunakan CD-ROM aau CD Writer.

Format DVD memiliki sejarah yang penuh dengan ketidakpastian serta mendapat berbagai proses dari berbagai pihak. Format DVD yang menjadi kontroversial ini diawali oleh berbagai protes yang datang dari studio film pada tahun 1996. Di mana pada saat itu banyak studio film yang mengkwatirkan akan kedatangan format ini malah akan menambah jumlah pembajakan akan teknologi optik seperti halnya CD musik atau film yang dapat dengan mudah didapatkan dengan harga murah bahkan gratis. Perdebatan antara studio film dengan format DVD mengakibatkan format ini agak tertunda selama hampir 1 tahun. Setelah itu, format ini juga mengalami masalah dalam hal format DVD yang berbagai jenis di pasaran.


sumber  > http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000008192253/sejarah-penemuan-cd-compact-disc-dan-dvd/

or KasKus
Read more > Sejarah Penemuan CD (Compact Disc) dan DVD

Tikus Menolong Teman yang Dimangsa Ular

Mungkin ada yang pernah disakiti teman atau sahabat? Sebagai manusia yang punya keunggulan tertinggi di antara semua mahluk, kita ternyata tetap harus belajar pada naluri hewan. Bahkan pada sepasang tikus putih ini.

Di sebuah kebun binatang, Hangzau Zoo di provinsi Zheijang, Cina Timur, terjadi pemandangan unik sekaligus mengharukan. Ketika dua ekor tikus putih dimasukkan ke dalam kandang ular untuk makan malam, salah satu tikus tadi langsung didekati ular sebagai santapan pertamanya.

Namun, apa yang terjadi? Teman tikus putih tersebut dengan gagah berani mendekati ular dan menyerang untuk menolong temannya yang sedang dalam bahaya, sekarat dalam mulut ular. Tentu saja tindakan ini teramat nekad, mengingat ular hijau ini adalah jenis ular berbisa. Jadi, bukan saja jauh lebih besar dari ukuran tubuh sang tikus, kekuatan ular ini jauh di atas kelasnya.




Seorang penjaga yang bertugas memberi makan ular ini, menyaksikan dan mengabadikan kejadian tersebut. Ia pun dengan penuh haru mengambil kembali tikus yang menyerang ular pemangsanya. Menurut sang penjaga, tikus ini punya hak untuk memperoleh kesempatan hidup.

Kisah di atas mungkin bisa jadi renungan, begitulah seharusnya kita memperlakukan seorang sahabat, tidak hanya ikut tertawa saat bahagia, tapi juga hadir ketika ia dalam duka dan butuh pertolongan.






Sumber: or http://www.kaskus.co.id/thread/514919466012438f3f000003/mengharukan-tikus-ini-menolong-teman-yang-dimangsa-ular/
weirdnewsfiles


KasKus


Read more > Tikus Menolong Teman yang Dimangsa Ular

Dibalik Senyum Manis Pramugari

Ketika bepergian dengan pesawat -entah itu low-cost, penerbangan domestik,internasional apa pun namanya, Kita akan bertemu perempuan berseragam dan menyambutmu dengan senyum..


Kamu tidak pernah tahu:


1.Mereka dilatih masuk hutan & brenang dI laut untuk menolongmu dalam kondisi terburuk

2.Mereka membagikan makanan untuk kamu, setelah itu baru dia makan untuk dirinya..

3.Untuk cabin crew yang muslim... Mereka lebih sering tayamum dari pada wudhu... mereka sholat dengan duduk. D jump seatnya seolah baru sakit... Mereka sholat tak tentu waktu karena mereka berpindah2 sangat cepat.. Mereka sholat tak tentu arah ka'bah.. Inilah keterbatasanku dalam pencarian nafkahku... Bahkan antara aku & Sang Penciptaku...

4.Saat pesawat panas karna AC error mereka juga kepanasan bukan hanya kamu.. Jadi berhentilah menggerutu pada mereka


5.Mereka hari ini sudah menjalani 6x flight yang delay dengn penumpang yang menggerutu dan tetap harus tersenyum... Senyumnyalah senjatanya

6.Macam macam penumpang yeng naik di pesawat... Dari pejabat sampai tukang sol sepatu... Dari yang diam, berisik sampi yang jail sekalipun dia harus menegur dengan senyum & sopan..

7.Berapa kali mereka di goda penumpang dalam sehari... Dari anak muda bau kencur sampai orang tua bau tanah... & mereka harus tetap berlaku ramah, menghindar dengan halus walou hasrat hati ingin melempar sepatu ke mukanya..

8.Mereka bisa mengatasi penyakit jantung, asma,dll membantu persalinan... mengoperasikan emergency equipment... Mengatasi teroris... Menjinakkan bom dll karna d pesawat cuma mereka yg bisa kalian andalkan maka pelatihan extra di berikan pada mereka..

9.Mereka berdoa supaya semua lancar selama penerbangan,meraka juga bisa pulang dengan selamat

10.Kadang kamu melihat mereka tersenyum sejak take-off sampai landing,
Dan kamu tidak tahu,
Jauh di dalam hatinya, mereka menangis rindu keluarga &
Memikirkan ayah bundanya yang semakin menua..


11.Kadang kamu melihat mereka dengan barang bermerek,
Padahal mereka berbelanja karena berusaha melupakan segala rasa kangen untuk pulang ke rumah karena terhalang tugas.

12.Kadang kamu lihat mereka berjalan tergesa-gesa di pintu terminal,
Yang kamu tidak tahu: mereka pengen harinya cepat berlalu, segera besok, dan hari selanjutnya, menjadikan sehari lebih dekat dengan cuti tahunan mereka... Ini melelahkan & menjenukan jauh dari keluarga...


13.Kadang kamu lihat mereka duduk di jump seat, ketika selesai service, mereka tidak juga memejamkan matanya..
Kamu tidak tahu: mereka sangat mengantuk, sampai mereka bisa tidur tanpa harus memejamkan mata.. Mereka menjalani flight pagi buta bahkan ayam pun belum berkokok.. Atopun flight tengah malam barengan ma kuntilanak cari makan..


14.Kadang kamu protes karena tidak ada pilihan untuk makan siangmu,
Kamu tidak pernah tahu: mereka pun pengen memenuhi keinginanmu, tapi mereka tidak mampu berbuat apa-apa. Karna tak smua ada di sini.. Ini pesawat bukan hotel berbintang.. Mereka front liner yg kena omelan kalian..


15.Kadang kamu minta mereka membawakan tentenganmu ke bagasi d atas tempat duduk:,
Kamu tidak tahu: mereka tidak diijinkan melakukannya.. di samping itu mereka cewek.. Gimana kalau semua penumpang meminta hal yang sama?
Maaf.. Mereka pramugari bukan kuli..


Dan kamu tidak pernah tahu,


16.Mereka sangat berharap ada di posisi sepertimu:
Bepergian dengan keluarga,
Duduk di samping orang yang disayang..
duduk bersebelahan dengan kekasih untuk berangkat liburan,,
Naik pesawat untuk pulang mudik lebaran,natal dan sebagainya,karna mereka tak seberuntung kamu
Ketika mereka melihat ke luar pesawat,
Mereka ingin apa yang terjadi di luar sana.. Karna 70% waktunya di habiskan dalam burung besi itu..



sumber > http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013522354/dibalik-senyum-manis-pramugari/

kalau kurnag jelas bisa langsung klik >> Di sini

==================================================

#pengalaman lain dari seorang kaskuser

Original Posted By oweeyman►
yailah gan, ane jadi waiter di restoran semi-fine dining diluar

kerja dari jam 10 pagi-3 sore dan jam 5 sampai 10-12 malem (pulang langsung tidur, bangun langsung mandi terus berangkat)

libur ane cuma satu hari seminggu dan itu hari minggu (kebetulan toko-toko sama pusat hiburan disini semua tutup hari minggu kecuali mini market di stasiun tempat ane kerja)

ketemu keluarga gak pernah (kecuali pas libur pooaannjjanngg) 

waiter di tempat ane kerja cuma 2, satu restoran ada 30 meja, 1 meja rata-rata 4 kursi.. 30x4=120kursi. biasanya yang keisi CUMA 30-80 kursi.. belom lagi kalo waiter yang satu lagi nikmatin jatah libur mingguannya.. ane sendirian (dibantu sama yang jaga kasir sih tapi dia kan juga harus tetep jaga kasir)

1 orang ngelayanin rata-rata (kira-kira) 30 orang

restoran tempat ane kerja juga gak sembarangan gan.. semua meja pake taplak, kalo pelanggan udah selese makan+nongkrongnya taplak harus ane ganti..

asbak harus ane ganti tiap pelanggan selese ngerokok..

setiap kali gelas tamu kosong ane harus dateng ngisiin..

minuman gak dibuat sama bartender, ane waiter dan ane yang buatin juga tuh minuman..

tamu restoran ane itu makannya 1-3 step = starter, main course, desert

pas mau tutup kita harus ngepel, nyuci peralatan bar, bersihin wc, nyiapin setting meja buat besokkannya.. belom lagi kalo ada tamu yang hobi nongkrong ampe larut malam..

ane juga harus senyum gan, ane sadar, senyum itu bagian dari kerjaan.. senyumnya juga harus ikhlas, kalo gak ikhlas pasti ketauan..

restoran tempat ane kerja ada 2 bagian; indoor dan terrace.. kalo terrace tiba-tiba ujan.. ya ane harus mindahin tamu ke dalem, cepet-cepet beresin peralatan teras biar gak kena ujan (peralatan teras : taplak, serbet, garpu, piso, kursi dll)

ane 9-11 jam kerja gak ada waktu buat duduk-duduk gan.. harus berdiri, jalan muterin restoran, demi pelayanan.. jadi sekali-kali pelanggan butuh sesuatu, mereka gak perlu jalan.. ane yang patroli 

enaknya, karena waiternya dikit, jadi jatah tipnya gede gan hehehehe

mereka ngasih tip 50% karena service 50% karena kasian kayaknya gan.. waiternya dikit kerjanya bujubuneng hehehe 

ane udah 6 bulan kerja disini, alhamdulillah, minggu depan kontraknya abis.. jadi ane bisa pulang ke jakarta 

-------------------------------------------------------

buat perbandingan ya gan (no offence buat pramugari/pramugara ya) 

pramugari, flight maks kira-kira 12 jam. mereka gak perlu mondar-mandir di kabin, yang penting mereka liat ada lampu penanda dari penumpang baru mereka dateng, sisanya ya bisa duduk-duduk..

tugas mereka yang udah pasti itu ngasih makanan tapi gak pake take order (kalo penumpang minta makanan yang semaunya mereka, mereka tinggal bilang gak ada. Sedangkan ane, kalo tamu minta makanan yang sesuai selera mereka ane kadang harus pergi ke dapur, konsultasi sama head chef, baru bilang ke tamu bisa atau enggaknya)

kalo penerbangan 12 jam misalnya, gak mungkin juga tho semua penumpangnya melek terus sepanjang perjalanan? kalo di restoran, logikanya, mana ada orang tidur di restoran selain anak kecil? sedangkan ane berdiri 9-11 jam per harinya..

enaknya sih ane gak perlu masuk hutan training nyelametin tamu hehehehe

gak tau ya ini perbandingan pekerjaan ane ama pramugarinya bener apa enggak.. mohon di koreksi kalo ada salah hehe

Read more > Dibalik Senyum Manis Pramugari
 
 
Copyright © MXM BERBAGI INFO
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo